Geram dengan Ilegal Logging, Kaum Ibu di Ketol Hadang Truk Pembawa Kayu Haram

0 Comments

Kaum perempuan di Desa Bergang Kecamatan Ketol Aceh Tengah yang geram dengan aksi ilegal logging yang terus terjadi di daerah mereka, melakukan aksi penghadangan truk yang membawa kayu hasil ilegal logging.

Aksi penghadangan itu dilakukan kamis,pada tanggal 20 februari 2020.

Selama aktivitas ilegal ini berjalan, terhitung sudah ada lima orang masyarakat yang berasal dari luar desa yang tertangkap karena telah melakukan penebangan liar di desa Bergang.

Hal lain yang menarik adalah pelaku ilegal logging tersebut ditangkap oleh kelompok beberapa ibu-ibu yang diberi nama Singkite Bergang yang memiliki mimpi untuk melindungi hutan Bergang dari kehancuran.

Barang bukti yang mereka temukan lebih kurang setengah ton kayu olahan berbentuk papan dengan jenis kayu meranti.

“Harap turunkan kayu dari truk,” kata seorang ibu bernama Rima yang ikut penghadang truk pembawa kayu jenis meranti yang ditebang secara illegal

Setelah aksi penghadangan tersebut, keesokan hari nya, Jum’at (21/2/2020) Reje Kampung (kepala desa) Bergang kemudian melakukan musyawarah bersama pelaku illegal logging yang merupakan warga dari luar Desa Bergang.

Isi musyawarah itu antara lain tentang penebangan hutan yang terus terjadi karena dibekingi oknum aparatur desa, memusyawarahkan tentang perbaikan jembatan yang rudak akibat sering dilintasi truk pengangkut kayu haram.

Hasil musyawarah, jembatan tersebut kemudian diperbaiki. Tapi persoalan illegal logging di desa itu masih saja belum teratasi.

Dengan tulisan ini, warga berharap pihak berwenang termasuk reje setempat, mengambil sikap atas persoalan ini.

Choose your Reaction!
Leave a Comment

Your email address will not be published.