Air jernih mengalir deras bagai kaca tanpa bingkai, itulah Krueng Peusangan yang melewati tiga kabupaten. Aceh Tengah, Bener Meriah dan Bireuen.

Krueng Peusangan Jadi Tong Sampah

Krueng (sungai) merupakan habitat penting bagi manusia. Seperti halnya Krueng Peusangan.

Alirannya yang membentang dari hulu tanah Gayo hingga ke muara di Peusangan, Bireuen.

Sungai ini terkenal dengan kejernihannya.

Air jernih mengalir deras bagai kaca tanpa bingkai, itulah Krueng Peusangan yang melewati tiga kabupaten. Aceh Tengah, Bener Meriah dan Bireuen.

Krueng Peusangan menjadi sumber air kebutuhan rumah tangga bagi masyarakat Bireun dan Aceh Utara. Bahkan, dua perusahaan provit (proyek vital nasional) menjadikan Krueng Peusangan sebagai sumber mata air untuk industri mereka.

Air Krueng Peusangan menjadi andalan pertanian di Kabupaten Bireun yang dialiri dari irigasi Pante Lhong II di kawasan Juli.

Sekarang Krueng Peusangan mulai tercemar karena ulah warga yang tinggal di sekitar bantaran Krueng Peusangan.

Banyak warga masih membuang sampah ke dalam sungai.

Ini bisa ditemui di beberapa lokasi di Kecamatan Kutablang.

Ada sampah yang sudah menumpuk dan ada juga yang langsung dibuang ke dalam sungai.

Aktivitas ini tentunya akan mencemarkan sungai yang terkenal dengan kejernihan airnya.

Kita tanpa menyadari telah mencemarkan air dengan membuang sampah ke dalam sungai.

Leave a comment