Krung Tuan Terancam Kering Akibat Galian C ilegal

0 Comments

NISAM ANTARA- Sejak beberapa tahun belakangan galian C di sungai Krueng Tuan Gampong Alue Dua Kecamatan Nisam Antara kab. Aceh Utara kian marak. Pantauan Jurnalis warga di lokasi, pengambilan batu sungai dengan menggunakan beberapa alat berat berupa ekskavator yang dilakukan pelaku usaha tambang galian C di sungai Krueng Tuan , Aceh Utara.

Aparatur Gampong Gampong Alue dua, Tarmizi menyebutkan, aktivitas galian C di Gampong Alue Dua  itu seakan telah membungkam mulut warga disini. “Pengambilan batu sungai dengan cara mengeruk pakai alat berat tersebut saat ini telah mengancam ekosistem lingkungan di sekitar kawasan sungai. Terkesan dibiarkan, tidak ada perhatian dari pihak berwenang dan dinas terkait,” kata Tarmizi kepada Jurnalis ini, minggu(13/09) siang.

kegiatan tersebut sudah berlangsung sejak beberapa tahun lalu. Batu dalam sungai Kreung Tuan terus diambil dan diangkut menggunakan mobil dump truk kecil maupun besar.

  “Kami masyarakat disini sangat berkeluh terkait kondisi tersebut. Hingga kami warga disini tidak tau harus melaporkan kemana lagi, karena itu tidak pernah ada tanggapan maupun respon,” ujar tarmizi .

Akibat galian c tersebut selain merusak ruas jalan lintas antar gampong, juga telah mengakibatkan kekurangan debit air krung tuan itu sendiri dan juga abrasi yang mengancam masjid dan beberpa rumah warga didekat lokasi galian C tersebut

“Kami warga disini berharap kepada pihak terkait untuk segera menghentikan aktivitas galian tersebut. Ini demi kelangsungan lingkungan hidup kami disini,” pintanya.

Choose your Reaction!
Leave a Comment

Your email address will not be published.